Selasa, 15 Juni 2010

Kontroversi "Papi Mami"

Apa enaknya jadi lesbi? Kalian sebagai orangtua akan hamil dua-duanya. Terus bagaimana pembagian jatah kalo sang anak mau netek? Gak kuat dong anaknya kalo netek dengan 4 buah tetek sekaligus. Dan sebelum kalian bingung gimana mau kasih tetek, bagaimana kalian bikin anak? Ingat, anak bisa dibuat kalo ada burung sama sangkarnya. Kalo dua-duanya sangkar burung, siapa yang matuk sangkarnya?

Bagaimana dengan homo? Sudah gak ada yang bisa hamil, gak bisa kasih tetek, dan yang paling penting, burung kok matuk burung.

Tapi, dari semua kerabat saya yang punya penyimpangan, mereka gak memikirkan itu. Mereka malah bersyukur bisa dapat pasangan yang punya perasaan yang sama satu dengan yang lain. Salah satu contohnya adalah kerabat saya. Sebut saja Papi dan Mami.

Papi ini adek kelas saya dulu di SMA 1 Malang, orangnya kecil, putih, rambut harajuku, anggap saja Mita The Virgin versi bocah tionghoa. Papi juga jago main keyboard. Dulu waktu jaman SMA, teman saya (laki-laki) pernah naksir sama Papi, tapi gak ada respon, kalian tau sendiri kenapa. Sedangkan Mami, entah muncul dari dimensi mana, yang pasti dia orang Banjarmasin.

Papi Mami awalnya kenal dari facebook. Waktu memaksa mereka buat saling kenal, dekat, dan bertukar pikiran. Mungkin Papi Mami mendapatkan sesuatu yang gak didapat dari orang lain, sampai mereka yakin dan pede memberitahukan semua orang kalo mereka sudah jadi sepasang kekasih.

Awalnya hubungan ini hanya sebatas long distance, mereka gak pernah ketemu sebelumnya. Sampai akhirnya Papi memutuskan untuk mendatangi Mami ke Banjarmasin, dan begitupun sebaliknya, Mami datangin Papi ke Malang.

Cinta itu buta kawan.



the virgin versi idola cilik

Kedatangan Mami di Malang sangat kontroversial di timeline twitter maupun di facebook, semuanya pada ngomongin bocah dua ini, dari status facebook sama wall-to-wall mereka berdua yang aneh-aneh sampai foto-foto mesra yang bisa bikin seorang bencong langsung tobat ditempat.

Teman-teman Papi sendiri di sekolah sudah menasehati untuk kembali ke jalan yang benar, dari ceramah keagamaan, kasih tau baik-baik, sampai ngeliatin foto Ade Rai cuma pake sempak biar Papi terangsang, semuanya gagal.

Facebook Mami juga dipenuhi oleh caci maki teman-teman Papi agar mereka stop melanjutkan hubungan seperti itu, tapi tetap gak ada perubahan, mereka berdua sudah biasa dengan makian yang dilontarkan.

Dari pandangan saya, hubungan menyimpang sampai berkorban seperti itu cukup dramatis. Bayangkan, si Mami jauh-jauh dari Banjarmasin, menemukan cintanya di pulau seberang, sampai di Malang malah dicaci-maki. Kalo ada produser yang mau jadikan sinetron, Cinta Fitri bakal gulung tikar.

Semoga, semua pasangan kekasih, baik yang normal maupun yang menyimpang, diberikan jalan yang terbaik. Karena tiap kepala kita pasti punya pemikiran yang berbeda soal cinta.

Seperti kata band tergaul Indonesia d'BaGiNdaSzT:

"Bertahan satu cinta... Bertahan satu C... I... N... T... A..."

15 komentar:

tiia a.k.a thye mengatakan...

wakakakka NGAKAK GULING-GULING .

Ya Allah sadarkan merekaaaa

Indra Widjaya mengatakan...

AMIN

gak usaah B.O.S.A.N. mengatakan...

huaaaa. sereeeem. anak SMANSA pulaaa.
ckckckck.
Yaa Allah ternyata ada beneran yaa.
hmmmmm. :(

Indra Widjaya mengatakan...

iya hes... makanya nanda itu dijagain, hahaha

" 9irl Site " mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
irdhachan mengatakan...

inilah wajah asli SMANSA yang sebenarnya , prihatin :|

Indra Widjaya mengatakan...

sabar semuanya

taRa mengatakan...

hahaha :D
jadi penasaran siapa yg jadi mami ..
wkwkw

Indra Widjaya mengatakan...

tara: kenapa penasaran? jangan dicari lho hahaha

chika justicia mengatakan...

papi mami. dear mami : ak suka loh sama papimu. ak embat boleh ga ?

Wahyu Setiawan Wibowo mengatakan...

:D ngakak gan baca postingan sampean
respon balik oi

Indra Widjaya mengatakan...

padahal ini blog pendidikan loh, kok ngakak sih gan :D

Gaphe mengatakan...

Weits, tentang yang seperti itu dulu saya pernah studi juga.. ada beberapa hal penyebabnya sih. Tapi, apapun itu, mereka manusia juga kan.. jangan dianggap sebagai virus menular lah. nice share :)

rahad2six mengatakan...

semoga cepet sadar deh mereka dari pembelokan..
sadar lah..sadar..

mau tukeran link sob?

uthed mengatakan...

Hmm...aq pernah mengadakan penelitian ttg homoseksual macam ini, hanya saja waktu itu aq lbh condong ke "gay" dan mengikuti keseharian seorang gay utk bbrp hari,knp aq g ambil lesbian?? krn utk lesbian aq g brani krn takut di taksir wakakakakak....tp pd dasarnya mrk itu sm dgn qta ada faktor2 tertentu yg membuat mrk begitu, dn itu sbuah pilihan, mrk jg bs bs berubah..hanya bth proses dn bimbingan dr kalian yg merasa sbg temannya, bukan malah di hujat..semakin di hujat..mrk semakin mempertahankan penyimpangannya...okee be wise to say something...